Sejauh Apa Perkembangan Teknologi Komunikasi di Indonesia?

Sebagaimana perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang berkembang pesat di luar sana, di Indonesia juga mengalami hal yang serupa, walaupun sedikit terlambat dibanding negara besar lain.

Perkembangan teknologi ini mulai menemukan jalannya ketika republik kita meluncurkan satelit untuk pertama kalinya pada tahun 1972 yang diberi nama Satelit Palapa. Berkat satelit ini, arus informasi dan komunikasi di Indonesia berkembang sangat pesat.

Sebelum berkembangnya teknologi komunikasi, masyarakat indonesia dahulu berkomunikasi dengan alat-alat komunikasi tradisional yang rata-rata hingga saat ini masih bisa kita jumpai alatnya di pedalaman desa.

Contohnya adalah Kentongan. Alat komunikasi tradisional yang satu ini pada masanya berfungsi sebagai alat komunikasi massal guna mengumpulkan masyarakat atau memberitahu masyarakat tentang terjadinya suatu kejadian.

Nah, perkembangan teknologi komunikasi di indonesia mulai terasa geliatnya ketika pada awal tahun 90an handphone masuk ke indonesia. Tentu kalian ingat dengan pabrik handphone terbesar kala itu, pabrik itu bernama Nokia.

Meskipun dulu handphone baru bisa digunakan sebagai alat untuk nelpon dan sms yang tidak lebih dari 200an karakter, alat ini berhasil booming dan menjadi pionir kemajuan teknologi komunikasi secara massal.

Disisi yang lain, teknologi informasi juga mengalami  kemajuan yang pesat bahkan sebelum teknologi komunikasi berkembang di Indonesia. Teknologi ini tidak lain dan tidak bukan adalah teknologi internet.

 

Teknologi internet ini mulai berkembang pesat di Indonesia pada tahun 1993. Pionir perubahan dan kemajuan internet ini adalah Universitas Indonesia dengan FASILKOM nya (Fasilitas Ilmu Komputer).

Pada tanggal 4 Maret 1993, untuk pertama kalinya Indonesia secara resmi terhubung dengan internet menggunakan protokol TCP/IP dan domain .id.

Kemudian setahun berikutnya pada 1994 muncullah Internet Service Provider (ISP) pertama di Indonesia dengan nama indonet. Setelah itu, tahun berikutnya PT Telkom dengan divisi teknologinya menyediakan sambungan leased line 14,4 Kbps dengan pengguna pertama Departemen Pekerjaan Umum Indonesia.

Nah, setelah kemajuan ini, internet di Indonesia dalam 3 tahun mengalami kemajuan yang sangat pesat, bahkan dalam penuturan salah seorang ahli Indonesia merupakan salah satu negara dengan kemajuan teknologi internet tercepat bersama beberapa negara lain.

Baru setelah itu dikeluarkan lah UU tentang telekomunikasi pada tahun 1999.

Nah, kemajuan teknologi ini mempunyai dampak positif dan negatif dalam beberapa aspek, berikut ini penjelasannya:

Bidang Ekonomi

Dampak Positif:

  1. Pertumbuhan ekonomi semakin tinggi
  2. Terjadinya industrialisasi
  3. Produktifitas dalam berbagai tingkat ekonomi meningkat

Dampak Negatif: Dampak negatif dalam bidang ekonomi adalah munculnya berbagai kasus penipuan berbasis teknologi.

Bidang Politik

Dampak Positif:

  1. Mudahnya tercapai suatu tujuan politik dengan teknologi komunikasi dan informasi
  2. Ramah lingkungan, teknologi ini tidak menyebabkan dampak yang signifikan pada lingkungan sekitar.
  3. Cepat, efisien, nyaman dan mudah
  4. Terhubungnya politik dalam negeri dengan dunia luar atau dengan kata lain, politik internasional mengalami kemajuan pesat berkat teknologi komunikasi ini.

Dampak Negatif:

  1. Biaya yang yang dikeluarkan lumayan mahal
  2. Jangkauan akses yang kurang merata diseluruh pelosok negeri
  3. Transparansi yang kurang
  4. Privasi yang semakin sulit dijaga.

Bidang Sosial

Dampak Positif:

Dalam bidang sosial, kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sangat mempengaruhi perilaku masyarakat secara luas. Contohnya saat ini teknologi komunikasi cetak seperti koran dan majalah sudah mulai ditinggalkan dan beralih ke media online.

Begitu juga dalam sosial bisnis khususnya berdagang. Dengan perkembangan teknologi komunikasi yang pesat, model berdagang konvensional sudah mulai berubah dari yang dulunya menempati lahan tertentu, sekarang beralih ke lahan virtual.

Dampak Negatif:

Dampak negatif yang paling terasa adalah masyarakat yang tinggal di pedalaman semakin tertinggal dengan kemajuan teknologi ini. Kemudian dalam ranah sosial budaya juga terjadi penyimpangan yang sangat mengkhawatirkan, yakni dengan maraknya situs pornografi dan oknum-oknum yang menyediakan akses nya.

Tentu penyimpangan yang jumlahnya tidak sedikit ini menjadi banyak perbincangan orang tua di Indonesia. Kekhawatiran terhadap dampak negatif memang sangat diperlukan sebagai acuan untuk melakukan dampak positif lebih banyak. Apalagi jika dampak negatif tersebut sangat mempengaruhi maju atau tidaknya sebuah negara.

-Achmad Fasya D. A

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *